Postingan

ASAL MULA FILSAFAT....?

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7158622926600462681#editor/target=post;postID=9116077845006200547;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname BAGAIMANA ASAL MULA FILSAFAT Beberapa hal yang melahirkan seseorang berfilsafat, yaitu : A. Ketakjuban (Thaumasia). Ketakjuban atau kekaguman, keheranan pada objek disekitarnya. Ketakjuban hanya mungkin dialami oleh mahluk yang berakal budi. Dari ketakjuban menurut Aristoteles adalah awal manusia berpikir. Objek kejakjuban terbatas pada objek yang bisa ditangkap oleh indera manusia termasuk akal budi. B. Ketidakpuasan. Penjelasan peristiwa serta sifat-sifatnya yang terjadi di alam pada mulanya didasrkan pada mitos yang irasional. Kemudian orang mulai tidak puas dan mencari penjelasan yang lebih pasti dan menyakinkan. Manusia mulai menggunakan rasio (akal) untuk bisa menjelaskan peristiwa dan sifat alam tersebut. Penjelasan dengan rasio/akal budi melahirkan filsafat. C. Hasrat ingin tahu...

Langkah-langkah Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok.

 LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN KAWASAN TANPA ROKOK 1. Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Petugas kesehatan melaksanakan advokasi kepada pimpinan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dengan menjelaskan perlunya Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan keuntungannya jika dikembangkan di area tersebut. Dari advokasi tersebut akhirnya pimpinan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya setuju untuk pengembangan Kawasan Tanpa Rokok. Contoh fasilitas pelayanan kesehatan adalah Rumah Sakit, Puskesmas, Poliklinik, Polindes dan Poskesdes. Yang perlu dilakukan oleh pimpinan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan kesehatan lainnya untuk mengembangkan Kawasan Tanpa Rokok adalah sebagai berikut : a. Analisa Situasi Pimpinan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya melakukan pengkajian ulang tentang ada tidaknya kebijakan Kawasan Tanpa Rokok dan bagaimana sikap dan perilaku sasaran (karyawan/pasien/pengunjung) terhadap kebijakan Kawasan Ta...

Stategi Dan Program Pelaksanaan PKRS

Strategi dan Program Pelaksanaan PKRS Strategi PKRS, mencakup strategi dasar utama yang satu sama lain saling mendukung, sebagaimana strategi promosi kesehatan yaitu :  1. Pemberdayaan Masyarakat, yang didukung oleh : 2. Bina Suasana 3. Advokasi 4. Kemitraan 1). Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan masyarakat adalah ujung tombak dari pelaksanaan PKRS, oleh karena pemberdayaan masyarakat adalah upaya membantu atau memfasilitasi pasien/klien, sehingga memiliki pengetahuan, kemauan dan kemempuan untuk mencegah dan atau mengatasi masalah kesehatan yang dihadapinya (to facilitate problem solving). Oleh karena itu, pemberdayaan hanya dapat dilakukan terdapat pasien/klien dan bukan kepada pihak-pihak lain seperti pengantar pasien, penjenguk pasien atau pengunjung lain diluar pasien/klien.  Kegiatan-kegiatan pemberdayaan di rumah sakit antara lain : a. Menyediakan pelayanan konseling di klinik-klinik b. Menyelenggarakan konseling di tempat tidur pada pasien ra...